Menjalankan Bermacam Open Source Geospatial Software Tanpa Perlu Install

OSGeo Live adalah live DVD sekaligus Virtual Machine berbasis Xubuntu yang memungkinkan Anda untuk mencoba berbagai macam open source geospatial software tanpa harus menginstall apapun. Seluruh program yang terdapat di dalamnya merupakan free software, memungkinkan untuk didistribusikan secara bebas, digandakan dan diedarkan.

Didalam OSGeo Live telah tersedia tools untuk storage, publishing, viewing, analysis dan manipulasi data. Disamping itu terdapat pula standard software seperti Apache Web Server, Apache Tomcat Application Server, Sun Java, PostgreSQL dan PGAdmin.

Untuk menggunakankan OSGeo Live, cukup restart komputer dengan sebelumnya memasukkan Live DVD tersebut, atau Anda juga bisa menggunakan Virtual Machine seperti VMware Player atau VirtualBox. Pada boot menu, pilih “live” kemudian tunggu sesaat. Komputer Anda akan mulai menjalankan sistem operasi Linux dan Anda sudah bisa mencoba seluruh aplikasi dan software dari komputer Anda.

Simak video presentasi dari Cameron Shorter berikut tentang OSGeo Live yang sedianya akan di presentasikan pada Free and Open Source Software for Geomatics Conference FOSS4G 2010 Barcelona pada 6-9 September 2010

Berikut adalah list open source geospatial software yang terdapat di OSGeo Live :

Download OSGeo Live

Mengenal Konsep Dasar GPS

Pak Hartanto Sanjaya, pengelola milis RSGISForum akan memberikan “kuliah” online via Twitter dengan topik Konsep Dasar GPS. Dalam tweets ini akan coba diterangkan sejarah dan konsep dasar serta kelebihan dan kekurangan GPS secara populer, menghindari bahasa teknis, agar dapat dipahami dengan cepat. Tweet mengenai Konsep Dasar GPS ini akan dibincangkan pada :

Materi yang akan di bahas adalah sebagai berikut :

Bagaimana mengikutinya “kuliah” online ini via Twitter ini? Silakan follow Twitter Pak Hartanto @httsan, atau di http://twitter.com/httsan untuk yang tidak punya akun Twitter. Saya juga sudah follow lho… BTW, Anda yang belum tahu tentang GPS, wajib mengikuti materi ini, buat yang sudah paham bisa ikut ‘berkicau’ untuk menambahkan informasi. Follow me @edypurnomo

Indonesian Delta Forum 2010 in Semarang

21/10/2010 08:00
22/10/2010 17:00
Asia/Jakarta
21/10/2010 08:00
22/10/2010 17:00
Asia/Jakarta

National Coordinating Agency for Surveys and Mapping of Indonesia (www.bakosurtanal.go.id ) in cooperation with University of Diponegoro, PUSPICS - University of Gadjah Mada, International Center for Interdisciplinary and Advanced Research (ICIAR-LIPI) and Delta Alliance International invite you to join us and participating in the Indonesian Delta Forum 2010 to be held in Semarang, Central Java, October 21st – 22nd, 2010.

read more

Coordinate Converter di Google Maps

worlwide coordinate converter

The Worldwide Coordinate Converter (disingkat TWCC) adalah aplikasi interaktif yang bisa Anda gunakan untuk melakukan konversi koordinat dengan interface menggunakan Google Maps. Anda bisa melakukan konversi dari Decimal Degree ke UTM atau sebaliknya hanya dengan melakukan drag & drop sebuah globe icon ke lokasi yang anda inginkan. Aplikasi ini dibuat oleh Clement Ronzon.

Selain memperoleh nilai koordinat, TWCC juga memberikan  informasi alamat (geocoding) dan juga  nilai elevasi pada lokasi yang Anda tentukan tersebut, seperti tampak pada gambar diatas.

Berikut tahapan cara menggunakan aplikasi coordinate converter berbasis Google Maps ini :
coordinate converter

  1. Tentukan coordinate system referensi terlebih dahulu. Untuk tahap ini saya memilih decimal degree [GPS (WGS84)(Deg)]. Lihat gambar, form yang  atas.
  2. Menentukan coordinate system hasil konversi. Pada tahap ini saya memilih UTM [GPS (WGS84)(UTM)] dengan unit meters. Lihat gambar, form yang  bawah.
  3. Anda bisa mengisikan nilai coordinate yang ingin anda konversi, atau meng-klik pada peta / geser globe icon pada  lokasi yang ingin Anda ketahui nilai koordinat-nya sekaligus melakukan konversi ke UTM, atau mengisi pada menu pencarian di kanan atas.
  4. Untuk melakukan konversi koordinat cukup klik button convert yang tersedia.

Silahkan mencoba aplikasi coordinate converter di Google Maps, The Worldwide Coordinate Converter (TWCC)

Menambahkan Layer Shapefile ke Dalam Bing Maps

Salah satu pemenang dalam kompetisi King of Bing Maps adalah aplikasi Spatial Data Viewer on Bing Maps. Dengan aplikasi tersebut, user bisa menambahkan layer shapefile ke dalam Bing Maps. Aplikasi ini disebut dengan Ricky’s Data Viewer, sesuai dengan nama pembuatnya, Ricky Brundritt.

Gambar diatas adalah contoh, ketika saya menambahkan layer persil bangunan untuk salah wilayah di Jakarta Timur. Layer persil bangunan tersebut tampak dalam warna biru. Jika terus di zoom in, maka saya bisa melihat langsung overlay antara layer yang saya tambahkan tersebut dengan citra satelit resolusi tinggi bawaan dari Bing Maps.

Untuk dapat menambahkan layer shapefile ke dalam Bing Maps, layer tersebut harus memiliki system proyeksi geographic atau decimal degrees datum WGS 84 atau NAD 83. Sebagai opsi, Anda juga bisa menambahkan attribute file (*.dbf) yang ingin disertakan. Aplikasi Spatial Data Viewer ini akan menampilkan informasi yang terdapat dalam attribute tersebut saat Anda melakukan klik pada layer yang telah ditambahkan tersebut.

Contoh pada gambar di bawah ini, dimana saya menambahkan sebuah layer polygon berikut attribute-nya tentang batas antara kampung dan perumahan. Pada gambar di bawah saya klik wilayah perumahan berikut dengan luas areanya dalam meter persegi. Informasi bahwa area yang saya klik adalah perumahan dan luasnya adalah isi dari attribute layer polygon tersebut.

Aplikasi ini cukup mudah penggunaannya, Anda cukup klik Select Shapefile seperti tampak pada gambar di bawah, file attribute yang ingin di tambahkan (optional), kemudian klik Display on Map. Kecepatan render data shapefile bergantung besarnya file dan tentu saja kecepatan internet Anda.

Silahkan mencoba Ricky’s Data Viewer , Spatial Data Viewer di Bing Maps. Anda harus menginstall Microsoft Silverlight, untuk dapat menjalankan aplikasi ini di browser Anda.

Download Peta Mudik 2010

Anda mudik tahun ini? Anda membutuhkan peta mudik sebagai pemandu jalan menuju kampung halaman? Download Gratis Peta Mudik 2010 di GIS Blog Indonesia.  Disini Anda bisa mendapatkan peta mudik versi cetak, aplikasi peta mudik untuk handphone atau smartphone serta digital GPS map untuk perangkat GPS untuk di mobil seperti Garmin Nuvi. Selain itu juga tersedia Peta Mudik interaktif yang bisa diakses secara online seperti yang disediakan oleh TempoInteraktif.com. (Klik gambar di bawah)

Dari seluruh Peta Mudik 2010 yang tersedia, kelengkapan informasi yang dibutuhkan selama perjalanan mudik adalah yang paling paling banyak diinginkan oleh pengguna peta tersebut. Informasi seperti  akses jalan tol, jalan utama, jalan alternatif, jalan wisata/biasa, jalur kereta dan perlintasannya, kondisi jalan, wilayah rawan kecelakaan,  nama-nama daerah lokal (kota, kecamatan dan kelurahan/kampung), lokasi SPBU, rumah makan, ATM, bengkel, masjid dsb menjadi pertimbangan utama. Kebanyakan peta mudik dari operator seluler dan pabrikan mobil versi cetak sudah memenuhi kebutuhan informasi diatas.

Khusus untuk Peta Jalan Tol, CyberMap.co.id telah menyediakan Peta Tol Merak-Cikampek-Cileunyi serta Tol Dalam Kota dan Jagorawi yang bisa Anda DOWNLOAD DISINI. CyberMap sendiri baru berencana merilis peta mudik 2010 pada tanggal 23 Agustus 2010. Saya akan update di blog ini setelah rilis peta tersebut. Screenshot tampilan peta mudik dari CyberMap tampak seperti gambar dibawah ini.

Namun jika Anda lebih tertarik untuk memiliki Peta Mudik di handphone, koleksi peta mudik yang tersedia untuk di DOWNLOAD DISINI bisa Anda coba. Cukup banyak pilihan, pastikan Anda menggunakan yang Anda butuhkan saja.  Buat Anda yang menggunakan GPS (Garmin) bisa mendownload Garmin Map Jawa Bali atau Garmin Map Indonesia, sementara pengguna Garmin Nuvi di mobil bisa download gratis GPS Map Indonesia dari Navigasi.net. Contoh gambaran GPS Map dari Navigasi.net tampak seperti gambar di bawah ini.

Download Peta Mudik 2010

Google Earth Update Terbaru Versi 5.2.1.1547 dan Google Earth Enterprise 4.0

Sepertinya Google Earth baru saja melakukan update menjadi versi 5.2.1.1547 menggantikan versi sebelumnya 5.2.1.1329. Mungkin Anda tidak akan bisa melakukan update langsung dari Google Earth dari menu Help –> Check for updates online. Namun jika Anda saat ini mendownload dari situsnya http://earth.google.com, Anda akan memperoleh versi terbaru tersebut.

Belum ada pengumuman resmi dari Google via Google Lat Long Blog tentang update Google Earth versi terbaru ini. Menurut thread dari milis KML Developer Support group, rilis terbaru ini menambal beberapa bug pada versi sebelumnya diantaranya pada tampilan 3D/polygon. Saya sendiri baru menyadari hal ini setelah melakukan install ulang komputer termasuk menginstall ulang Google Earth.

Sebelumnya, Google juga telah merilis Google Earth Enterprise 4.0 yang di juluki “The ultimate geo mashup platform“. Dengan Google Earth Enterprise Anda dapat memanfaatkan keampuhan Google Earth di dalam organisasi Anda. Gabungkan data perusahaan dengan data Google Earth yang dikirimkan melalui ASP. Atau, meng-hosting seluruh himpunan data Anda. Sekarang dengan dukungan untuk akses 2D berbasis browser menggunakan Google Maps API, data geospasial Anda yang berharga dapat dipadukan ke dalam aplikasi berbasis web atau dilihat oleh semua pengguna, tidak tergantung pada perangkat lunak klien mereka.

Google Earth Enterprise Solution terdiri dari tiga elemen:

Peningkatan pada Google Earth Enterprise 4.0 ini diantaranya client dapat mengakses via Mobile Access dengan platform Android. Selengkapnya tentang versi terbaru ini bisa dibaca di blog resmi Google Earth, Google LatLong Blog.

Aplikasi Peta Imsakiyah Berbasis Bing Maps

Anda membutuhkan jadwal imsakiyah? Bagaimana dengan sebuah alternatif yang tidak sekedar sebuah tabulasi, namun jadwal imsakiyah berbasis peta? Puja Pramudya baru saja menyelesaikan sebuah aplikasi peta imsakiyah untuk beberapa kota di Indonesia dengan memanfaatkan Silverlight versi 3 serta menggunakan Bing Maps sebagai background petanya.

Aplikasi yang menampilkan jadwal imsakiyah berbasis peta ini baru tersedia untuk kota berikut : Bandung, Jakarta,Padang, Medan, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Jogjakarta dan Bogor. Secara default, jadwal imsakiyah yang di tampilkan adalah pada hari dan tanggal saat Anda mengakses aplikasi ini.  Namun jika Anda ingin melihat jadwal imsakiyah hari lain dapat memilih pada kalender yang tersedia di bagian kiri atas aplikasi ini. Silahkan di hover (gerakkan mouse) pada kota yang Anda ingin ketahui jadwal imsakiyah – nya, secara otomatis jadwal tersebut akan tampil.

Go to Aplikasi Peta Imsakiyah

Cara Menempelkan ArcGIS Online Maps ke dalam Website/Blog

Anda sudah mencoba membuat peta di ArcGIS.com? ArcGIS Online Blog baru saja memposting cara menempelkan ArcGIS Online Maps ke dalam website atau blog menggunakan ArcGIS.com map viewer. Tahapan yang dilakukan cukup mudah karena untuk menempelkan ArcGIS Online Maps sudah difasilitasi dengan tersedianya button Share.

Cukup dengan klik button Share tersebut, kemudian memilih ukuran tampilan peta yang diinginkan, maka sebuah script dengan tag iframe akan tersedia untuk di copy. Paste script tersebut ke dalam blank notepad, kemudian simpan sebagai file .html atau bisa langsung di sisipkan pada halaman website atau blog Anda.

Tahapan lebih jelasnya, silahkan ikuti postingan ArcGIS Online Blog dengan judul Embedding ArcGIS Online Maps in Your Own Website

Twitter Trend Real Time Mapping

Trendsmap.com merupakan layanan real time mapping dari lokal Twiiter Trend di seluruh dunia. Twitter Trend tersebut ditampilkan sebagai  hashtags, @kata atau kata kunci yang di overlaykan di atas peta (lihat gambar diatas).

Anda bisa click kata-kata yang menjadi trend di Twitter tersebut untuk melihat secara real time apa yang “diperbincangkan” di situs microblogging tersebut.  Jika Anda ingin  lebih detail, cukup pilih trend dari suatu kota tertentu atau fokus pada satu trending topic saja.

Lalu apa yang sedang menjadi trend saat postingan ini dibuat? Tentu saja Puasa, Ramadhan, dan maaf lahir bathin.

BTW, saya juga mau mengucapkan selamat menjalani ibadah puasa Ramadhan tahun ini, mohon maaf lahir dan bathin

Penasaran?! Kunjungi TrendsMap.com